Happy Birthday
Hari ini merupakan hari yang spesial bagiku bukan kamu, bukan anda, ato kaliyan. Hari dimana aku dilahirkan ke dunia. Sebenarnya bukan hari seh, lebih tepat tanggalnya karna aku dilahirkan hari minggu bukan hari kamis sekarang ini. Yaa…pada tanggal ini dua puluh (X) tahun yang lalu ibuku melahirkan aku kedunia ini. Tak ada yang istimewah selain ucapan "Happy Birthday syk…Smoga diusia yg sdh tua ini (khakhakha
) pean menjadi lbh baek dr sblmx. Smoga tmbh syk ma q n slalu sbr ngadepin q. Smoga tmbh ganteng deh
, Smoga cpt nglamar q
. Maaf syk q ngucapinx skrg mo nggu jam 12 udh g kuat melek..hehe..jgn mrh ya. Eh ya, maaf cuma bs ngasih itu" dari NyoNya lewat sMs.
Marhaban Ya Ramadhan
SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA 1429 H
Hampir Malu
Ya…judul yang nanggung, koq ndak skalian aja malu…jangan dunk
tapi memang perasaan seperti itu yang aku alami. Kejadiannya kemarin waktu pulang kerja, capek dan perut laper. Kebetulan NyuNya juga laper, jadi diputuskan untuk makan dulu sebelum aku antar ke kosannya. Keliling jalan jawa udah pada tutup semua, jadinya muter ampe ke jalan Letjen Panjaitan (dekat RRI). Didaerah ini banyak warles yang buka sore, menu²nya juga variatif. ada nasi goreng, lalapan ayam, lele, bebek, burung dara, dll, jadi tinggal milih mau makan yang mana.
Kabar Dari Sapeken
Tadi pagi kira² jam setengah 6-an, aku ditelpon oleh ibu, menanyakan soal isi sms-ku tadi malam. Tadi malam aku sms yang isinya menanyakan harga kelapa disana, soalnya temenku ada yang berencana berbisnis bahan pembuat minyak goreng ini. Seperti biasanya, tiap kali telp ibu selalu nanyain kabar, kondisi kesehatan dan tak lupa ngingetin kewajiban ma yang diatas (loph you mom’s). Kemudian nanya aku jadi pulang apa ndak bulan ini, karna kapan hari aku bilang mo pulang, aku bilang ndak jadi, masih sibuk ngurusi transfer kuliah…
Bulan Berkunjung ke Jember
Memasuki bulan Agustus, Jember untuk kedua kalinya kembali mencanangkan “Bulan Berkunjung ke Jember”. Salah satu event akbar dalam rangka memperingati HUT RI, serangkain acara berupa: hiburan, perlombaan, olahraga, kesenian, festival, dll digelar satu bulan penuh. Sesuai dengan slogan yang dicanangkan “datang dan nikmati pesonanya” BBJ menurutku lebih cenderung ke arah hiburan dibandingkan tujuan utamanya. Dari semua event² itu, biaya yang dibutuhkan tidaklah sedikit. Klo dipertanyakan “Darimana Pemkab mendapatkan duit untuk membiayai kegiatan ini??”. So, yang pasti duitnya ya pake duit rakyat juga, entah itu ngambil dari pajak, sumbangan ato apalah pokoknya berasal dari rakyat.






