Kasih Sayang Seorang Ibu

Malam sabtu kemarin (27/1) kira-kira jam 10-an hpku berdering, ada panggilan masuk, ternyata dari ibu di Sapeken. Setelah mengucapkan salam, terdengar suara mas Yoyok dari seberang.

Mas Yoyok : “Di, tesude jam 11 pa matai nu hp nu“.

Aku jawab : “Nginai ko?“.

Mas Yoyok :”Puncak badai matahari diperkirakan terjadi jam 11, soho di pa matai le Nyak?, pa matai nu du tipi nu, tidor ne ko”

Itulah awal pembicaraan waktu di telp, topik seputar badai matahari yang saat ini sedang terjadi. Setelah sedikit berbantah-bantahan dengan mas Yoyok terkait efek yang ditimbulkan oleh badai matahari tersebut, akhirnya ibu sedikit lega setelah aku jelaskan duduk persoalannya. Intinya ibu khawatir sekali bila hp atau alat elektronik lainnya dihidupkan saat terjadi puncak badai matahari akan menimbulkan radiasi bagi kesehatan dan keselamatanku. Karena sebelumnya ibu melihat berita di televisi yang mengabarkan bahwa akan terjadi puncak badai matahari tengah malam nanti (27/1).

Kekhawatiran seorang ibu akan keselamatan anaknya adalah wajar dan hal tersebut merupakan bentuk kasih sayangnya terhadap sang anak. Bagi seorang ibu, anak adalah segala-galanya. Itupun yang aku rasakan, segala sesuatu yang berhubungan dengan diriku selalu mendapatkan perhatian dari ibu, hahaKz!

Ilustrasi

Sedikit mereview hal-hal yang terkait dengan peristiwa badai matahari tahun ini.

Badai matahari adalah siklus rutin yang dijalani pusat tata surya Galaksi Bimasakti. Badai terjadi ketika matahari mengeluarkan gelombang elektromagnetiknya ke luar orbit yang dicirikan dalam aktivitas ledakan-ledakan. Terjadinya badai matahari saat ini dimanfaatkan oleh orang-orang yang kurang bertanggung jawab.

Beredar pesan melalui SMS dan BlackBerry Messenger (BBM) nanti malam pukul 23.00 WIB akan terjadi puncak badai Matahari dan saat peristiwa terjadi, suhu Bumi akan meningkat dan berbahaya jika menggunakan HP. Pesan tersebut merupakan salah satu isu yang disebarkan guna menimbulkan kekhawatiran kepada masyarakat.

Isu atau kabar tersebut sudah dibantah oleh Profesor Riset Astronomi-Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (25/1/2012) dengan mengatakan “Bahwa akan ada radiasi dari Matahari yang membahayakan dan bisa merusak perangkat telepon, jadi jangan menelepon malam nanti, itu kabar bohong“.

Beliau menjelaskan secara umum badai Matahari terjadi pada 23 Januari dan dampaknya dirasakan pada 24 Januari pukul 21-22.00 WIB. Peristiwa hanya berlangsung beberapa jam, setelah itu keadaan kembali normal. Umumnya fenomena alam ini berdampak pada orbit satelit. Namun menurut Djamaluddin sejauh ini belum ada laporan gangguan pada satelit.

“Manusia di Bumi dan perangkat teknologi yang digunakannya aman dari dampak badai Matahari, betapa pun kuatnya. Karena Bumi dilindungi magnetosfer atau lapisan magnet dan terlindungi dari radiasinya karena ada atmosfer,” jelas alumnus Universitas Kyoto, Jepang, ini.

Menurut Thomas Lapisan magnetosfer merupakan selubung tak kasat mata yang dibentuk oleh medan magnet bumi. Magnetosfer ini mengelilingi bumi pada jarak 95 ribu kilometer di atas permukaan bumi. Sejak awal terbentuknya bumi, lapisan ini menjadi pelindung semua makhluk dari serangan partikel berbahaya, termasuk badai matahari.

Magnetosfer bekerja seperti tameng, membelokkan setiap partikel yang menghampirinya. Badai matahari sendiri nantinya akan dibelokkan ke arah kutub bumi. Di sini, tameng kedua menunggu untuk “menghancurkan” badai kiriman matahari.

Semoga saja, badai matahari kali ini tidak menimbulkan efek yang negatif (baca: rusak) terhadap manusia (radiasi) maupun alat elektronik lainnya. Namun, tidak ada salahnya bila kita berhati-hati atau waspada akan hal tersebut tanpa menimbulkan kepanikan yang berlebihan, karena perkiraan maupun hasil penelitian manusia bisa saja keliru, tentunya hanya Allah lah yang mengetahui.

Wallahu a’lam


Tinggalkan Komentar

Anda bisa menggunakan tags ini:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

[+] Tambah Emoticon