Memasuki bulan Agustus, Jember untuk kedua kalinya kembali mencanangkan “Bulan Berkunjung ke Jember”. Salah satu event akbar dalam rangka memperingati HUT RI, serangkain acara berupa: hiburan, perlombaan, olahraga, kesenian, festival, dll digelar satu bulan penuh. Sesuai dengan slogan yang dicanangkan “datang dan nikmati pesonanya” BBJ menurutku lebih cenderung ke arah hiburan dibandingkan tujuan utamanya. Dari semua event² itu, biaya yang dibutuhkan tidaklah sedikit. Klo dipertanyakan “Darimana Pemkab mendapatkan duit untuk membiayai kegiatan ini??”. So, yang pasti duitnya ya pake duit rakyat juga, entah itu ngambil dari pajak, sumbangan ato apalah pokoknya berasal dari rakyat.
Pelaksanaan BBJ pastinya memunculkan pro dan kontra dari berbagai element masyarakat. Bagi mereka yang ada di desa², kampung² ato dikota tapi pola pikirnya sama dengan orang² desa sudah pasti seneng menyambut BBJ, banyak hiburan gratis yang adanya cuma satu tahun sekali. Begitu juga para pedagang asongan dan kaki lima, dengan adanya BBJ ini, kemungkinan rejeki mreka akan bertambah. Bergeser sedikit ke tingkat yang lebih tinggi yakni golongan terpelajar, mungkin ada yang pro mungkin juga banyak yang kontra. Pasalnya masih banyak program² yang sifatnya mendesak (yang membutuhkan dana lebih), dan biaya yang dikeluarkan juga tidak sedikit (lagi² pake duit rakyat).
Selaku rakyat kecil, maw pro ato kontra yang jelas kita dihimbau bahkan klo bisa ikut berpatisipasi untuk mensukseskan program “Bulan Berkunjung ke Jember”. Nikmati aja deh….!! ![]()
Berikut agenda kegiatan “Bulan Berkunjung ke Jember 2008″






hehehe…numpang liwat tokkkk